Paksa Para Tahanan Bekerja 18 Jam Setiap Hari, Kepala Penjara Wanita Ini Dipecat

Paksa Para Tahanan Bekerja 18 Jam Setiap Hari, Kepala Penjara Wanita Ini Dipecat

December 29, 2018 0 By admin

Publiknote – Terkurung dalam sebuah ruang sempit dan tak dapat keluar dari lingkungan tahanan membuat orang-orang yang harus menjalani hukuman mereka pastinya merasa bosan, sedih, dan tersiksa. Oleh karena itu, dibuatlah berbagai macam kegiatan yang dapat dilakukan bersama-sama. Selain agar mengusir bosan, aktifitas di dalam tahanan dibuat dengan tujuan agar para tahanan tetap melakukan hal produktif selama jauh dari dunia luar.

Mereka tetap berpeluang menciptakan karya dan menjalani kegemaran mereka. Namun, sayangnya hal itu kadang dimanfaatkan oleh oknum yang tak bertanggung jawab. Seperti di sebuah penjara khusus wanita di Mordovia, Rusia Tengah dimana para tahanan telah diperdaya oleh kepala penjara disana. Mereka dipaksa bekerja selama 18 jam per hari dan diancam akan diisolasi serta tidak diberi makan jika melakukan kesalahan.

Kepala penjara bernama Yuri Kupriyanov tersebut menyuruh para tahanan untuk menjahit baju demi kepentingan pribadinya. Pakaian-pakaian itu kemudian digunakan sendiri, atau diberikan kepada anak-anaknya serta para rekannya. Yuri memerintahkan para tahanan wanita tersebut untuk mulai bekerja dari pukul 07.00 pagi hingga pukul 01.00 dini hari.

Mendengar kabar ini, para inspektur pun langsung melakukan pemeriksaan dan akhirnya Yuri serta bawahannya segera dipecat dari pekerjaannya menurut laporan dari Kepala Dinas Pemasyarakatan Federal, Valery Maximenco. Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan bahwa penyiksaan adalah sebuah kejahatan dan pelaku kejahatan harus dihukum. Penjara di Rusia memang cukup dikenal sangat buruk karena banyaknya praktik kekerasan yang dilakukan oleh beberapa oknum.


Baca Juga :